Kamis, 10 Agustus 2017

RANGKAIAN LISTRIK PERCOBAAN 4 HUKUM OHM


LAPORAN PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK
PERCOBAAN 4
HUKUM OHM



Disusun Oleh :

Nama : Amastuti Kismia Sasanti
NIM : 3.33.16.1.03
Kelas : TK – 1B
Nama Dosen : Sri Anggraeni K., S.T., M.Eng.
Tanggal penyerahan : 21 Maret 2017


D3 TEKNIK TELEKOMUNIKASI
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2017



PERCOBAAN 4
HUKUM OHM

4.1. Tujuan Percobaan

Setelah melaksanakan mahasiswa dapat :
1. Merangkai percobaan hukum Ohm.
2. Melakukan pengukuran arus dan tegangan pada percobaan hukum Ohm.
3. Menguji kebenaran hukum Ohm melalui pengukuran.
4. Menggambar grafik V=f(R) pada arus tetap.
5. Menggambar grafik I=f(R) pada tegangan tetap.
6. Menggambar grafik V=f(I) pada resistor tetap.

4.2. Daftar Alat dan Komponen yang Digunakan

1. Multimeter analog 1 buah
2. Multimeter digital 1 buah
3. Catu daya 0-40 Volt/DC 1 buah
4. Resistor 100Ω 1 buah
5. Resistor 470Ω 1 buah
6. Resistor 1 kΩ 1 buah
7. Resistor 3k3Ω 1 buah
8. Breadboard 1 buah
9. Kabel penghubung secukupnya

4.3. Landasan Teori

Hukum Ohm merupakan hukum dasar dari ilmu listrik yang sangat berguna untuk menyelesaikan berbagai masalah rangkaian listrik. Hukum Ohm menyatakan bahwa besarnya arus yang mengalir pada rangkaian tertutup berbanding lurus terhadap tegangan catu dan berbanding terbalik terhadap resistor didalam rangkaian yang bersangkutan. Arus akan mengalir dari potensial yang lebih tinggi ke potensial yang lebih rendah.
Hukum Ohm dapat dinyatakan seperti persamaan berikut :
R = V/I (Ω)
Keterangan :
R = nilai Resistor (Ω)
V = Tegangan pada Resistor (Volt)
I = Arus yang mengalir pada Resistor (Ampere)

4.4. Langkah Percobaan

1. Susunlah rangkaian pengukuran seperti gambar 1 dibawah, pastikan kedudukan multimeter sudah benar.
2. Aturlah catu daya Vs = 2 V, ukur arus dan tegangan pada resistor, catat dan masukan ke tabel 4.1.
3. Ulangi langkah 2, untuk Vs= 4 V, dilanjutkan pada Vs= 6 V, Vs= 8 V,dan Vs= 10 V.
4. Ulangi langkah 2 dengan mengukur tegangan pada masing-masing resistor dan pada arus I = 2 mA, catat batas pengukuran arus dan tegangan pada resistor dan catat pada tabel 4.2.
5. Ulangi langkah 4, untuk arus I= 4 mA, dan dilanjutkan dengan arus I= 6 mA.

4.5. Rangkaian


4.6. Hasil Percobaan




4.7. Pembahasan









1. Gambarkanlah grafik fungsi tegangan (V) terhadap resistor (R) , V=f(R) pada arus konstan (tetap)!

2. Gambarkanlah grafik fungsi arus (I) terhadap resistor (R) , I=f(R) pada tegangan konstan (tetap) dari percobaan yang anda lakukan!

3. Gambarkanlah grafik fungsi tegangan (V) terhadap arus (I) , V=f(I) pada hambatan konstan (tetap)!




4.8. Kesimpulan



Jumat, 04 Agustus 2017

PROYEK TRANDUSER DAN KOMPONEN ELEKTRONIKA_MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN




LAPORAN PROYEK TRANDUSER DAN KOMPONEN ELEKTRONIKA 



MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN PADA RUANG SERVER MENGGUNAKAN SENSOR DHT 11 DAN ARDUINO NANO 



Disusun Oleh: 

      Alifia Rizkananda                 NIM 3.33.16.1.02   2016 
      Amastuti Kismia Sasanti      NIM 3.33.16.1.03  2016 
      Muhammad Robby               NIM  3.33.16.1.16  2016 



POLITEKNIK NEGERI SEMARANG 
SEMARANG 

2017



ABSTRAK 


Suhu merupakan salah satu hal yang sangat berpengaruh terhadap kinerja perangkat keras khususnya yang berada di dalam ruang server. Permasalahannya suhu didalam ruang server harus dalam keadaan tetap dengan range yang telah ditentukan. Dari gambaran permasalahan ini, penulis menemukan ide untuk membuat alat yang dapat merekam kondisi suhu didalam ruang server dan dapat memberikan signal peringatan apabila didapat suhu yang meningkat melebihi normal. Seorang Administrator akan selalu memonitoring keadaan suhu didalam ruang server agar tercipta kondisi ruangan yang kondusif. Harapan dengan terciptanya alat pengukur temperatur suhu dan kelembaban untuk peringatan pada ruang server ini mampu membantu khususnya seorang administrator dalam memonitor suhu di dalam ruang server. 

Kata kunci : Arduino Nano, microcontroller, Sensor Suhu



DAFTAR ISI 


HALAMAN JUDUL
ABSTRAK
DAFTAR ISI . 
BAB I PENDAHULUAN 
            1.1 JUDUL PROYEK
            1.2 LATAR BELAKANG MASALAH 
            1.3 RUMUSAN MASALAH
            1.4 LUARAN YANG DIHARAPKAN
            1.5 TUJUAN PROYEK
            1.6 MANFAAT PROYEK
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB III METODE PELAKSANAAN
            3.1 ALAT DAN BAHAN 
            3.2 CARA KERJA
            3.3 DIAGRAM FLOWCART
BAB IV PENGUJIAN DAN HASIL
            4.1 HASIL PENGUJIAN
BAB V PENUTUP
            5.1 KESIMPULAN
            5.2 SARAN
            5.3 PENGEMBANGAN APLIKASI
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN




BAB 1 PENDAHULUAN 


1.1 JUDUL PROGRAM 

MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN PADA RUANG SERVER MENGGUNAKAN SENSOR DHT 11 DAN ARDUINO NANO 

1.2 LATAR BELAKANG 

Suhu merupakan salah satu hal yang sangat berpengaruh terhadap kinerja perangkat keras khususnya yang berada didalam ruang server. Dimana dalam ruang server terdapat banyak sekali perangkat jaringan infrastruktur maupun computer server yang menjadi bagian yang paling central untuk menampung data-data besar suatu perusahaan. Salah satu dampak yang sangat berpengaruh dalam ruang server apabila adanya kenaikan suhu diatas normal salah satunya adalah pada aktivitas jaringan komputer yang lambat dikarenakan kurang optimalnya kinerja pada perangkat keras ataupun error sistem pada komputer server karena terlalu panas (overheat). Dari permasalahan diatas, untuk itu diperlukan suatu perangkat yang berfungsi untuk memonitor suhu dan tingkat kelembaban, sehingga membantu para Administrator ruang server untuk selalu mengetahui, memantau dan menjaga stabilitas ruangan agar tercipta kondisi aman dan terkendali. 

1.3 RUMUSAN MASALAH 

1. Bagaimana merancang alat monitoring suhu dan kelembaban pada ruang server. 
2. Bagaimana membuat alat monitoring suhu dan kelembaban pada ruang server. 
3. Bagaimana mengkoneksikan dan memprogram mikrokontroller arduino nano, OLED LCD, DHT  11, dan buzzer menjadi sebuah sistem monitoring suhu dan kelembaban pada ruang server. 

1.4 LUARAN YANG DIHARAPKAN 

1. Membuat alat monitoring suhu dan kelembaban pada ruang server yang mudah digunakan. 
2. Menjaga kondisi ruang server agar dalam kondisi yang normal dengan alat yang dibuat.

1.5 TUJUAN PROYEK

1. Menghasilkan alat monitoring suhu dan kelembaban pada ruang server.
2. Membuat notifikasi keadaan tidak normal suhu pada ruang server.
3. Menghasilkan alat yang dapat memonitor suhu secara realtime pada ruang server.

1.6 MANFAAT PROYEK

1. Memudahkan proses monitoring suhu pada ruang server.
2. Memberikan notifikasi jika terjadi keadaan tidak normal suhu pada ruang server.
3. Memudahkan pendataan dalam perawatan ruang server.



BAB II TINJAUAN PUSTAKA 


2.1 ARDUINO NANO 

Arduino Nano adalah papan pengembangan (development board) mikrokontroler yang berbasis chip ATmega328P dengan bentuk yang sangat mungil. Secara fungsi tidak ada bedanya dengan Arduino Uno. Perbedaan utama terletak pada ketiadaan jack power DC dan penggunaan konektor Mini-B USB. Disebut sebagai papan pengembangan karena board ini memang berfungsi sebagai arena prototyping sirkuit mikrokontroller. Dengan menggunakan papan pengembangan, anda akan lebih mudah merangkai rangkaian elektronika mikrokontroller dibanding jika anda memulai merakit ATMega328 dari awal di breadboard.

2.2 DHT 11 

DHT11 adalah sensor digital yang dapat mengukur suhu dan kelembaban udara di sekitarnya. Sensor ini sangat mudah digunakan bersama dengan Arduino. Memiliki tingkat stabilitas yang sangat baik serta fitur kalibrasi yang sangat akurat. Koefisien kalibrasi disimpan dalam OTP program memory, sehingga ketika internal sensor mendeteksi sesuatu, maka module ini menyertakan koefisien tersebut dalam kalkulasinya. DHT11 termasuk sensor yang memiliki kualitas terbaik, dinilai dari respon, pembacaan data yang cepat, dan kemampuan anti-interference. Ukurannya yang kecil, dan dengan transmisi sinyal hingga 20 meter, membuat produk ini cocok digunakan untuk banyak aplikasiaplikasi pengukuran suhu dan kelembaban.
Gambar 2. DHT 11 

2.3 OLED LCD 

LCD Oled Display merupakan salah satu pilhan untuk media display out atau penampil data pada Arduino ataupun Microcontroller Unit (MCU) lainnya. Bahan dasar dari module ini yaitu dengan material dasar Organic Led. Kelebihan dari display ini yaitu kontras pixelnya yang sangat tajam serta tidak memerlukan cahaya backlight tambahan yang membuat konsumsi dayanya menjadi hemat dalam rangkaian. Untuk kekurangan dari display jenis ini yaitu dari segi ukuran yang relatif lebih kecil dibanding dengan LCD TFT ataupun LCD Graphic, yang pada umumnya masih menggunakan single color (MonoChrome). Walaupun begitu, ada beberapa jenis yang sudah multicolour RGB yang tentunya berbanding lurus dengan harga yang ditawarkan dipasaran atau kata lainnya lebih mahal. LCD Oled display yang berada dipasarkan memiliki antarmuka i2c dalam hal konektivitas dengan Arduino, yang sebelumnya menggunakan antarmuka SPI. Sehingga memudahkan dalam hal penggabungan dengan module lainnya dan dapat menghemat penggunaan pin I/O (Input Output), dikarenakan pemasangannya di paralel serta hanya mendeklarasikan alamat tiap module i2c. Contoh penggabungannya yaitu diakses bareng dengan module i2c RTC DS1302. 

2.4 BUZZER 5V 

Buzzer adalah sebuah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Pada dasarnya prinsip kerja buzzer hampir sama dengan loud speaker, jadi buzzer juga terdiri dari kumparan yang terpasang pada diafragma dan kemudian kumparan tersebut dialiri arus sehingga menjadi elektromagnet, kumparan tadi akan tertarik ke dalam atau keluar, tergantung dari arah arus dan polaritas magnetnya, karena kumparan dipasang pada diafragma maka setiap gerakan kumparan akan menggerakkan diafragma secara bolak-balik sehingga membuat udara bergetar yang akan menghasilkan suara. Buzzer biasa digunakan sebagai indikator bahwa proses telah selesai atau terjadi suatu kesalahan pada sebuah alat (alarm).

Gambar 4, Buzzer 5V 




BAB III METODE PELAKSANAAN 


3.1 ALAT DAN BAHAN 

1. Arduino Nano 
2. DHT 11 
3. OLED LCD 
4. BUZZER 
5. Battery 9V 
6. IC 7805 
7. Kabel Jumper 
8. Resistor 330Ω 
9. Project Board 

3.2 CARA KERJA

Alat memiliki sistem monitoring ruang server ini, menggunakan sensor DHT-11 dengan mengubah dari suhu ruang dan kelembaban udara menjadi besaran tegangan. Kemudian dari output dari DHT 11 itu dijadikan input mikrokontroller Arduino Nano. Mikrokontroller ini memproses data yang kemudian ditampilkan pada OLED LCD. Dan ketika suhu ruang server berada di atas batas maksimum suhu yang telah diset, maka buzzer akan berbunyi sebagai indikator bahwa keadaan ruang server dalam suhu overheat/ tidak normal.

3.3 DIAGRAM FLOWCART 




BAB IV PENGUJIAN DAN HASIL 


4.1 HASIL PENGUJIAN 

Tampilan awal OLED “Polines 2017”


Pengujian I



Pengujian II



Suhu dan kelembaban berbanding terbalik, jika suhu tinggi maka kelembabannya rendah sedangkan jika suhu rendah maka kelembabanya tinggi. 

Di program yang sudah diatur di arduino diberikan batas maksimal suhu 31’C, apabila suhu diatas 31’C maka indikator berupa buzzer akan berbunyi. 

Pada proyek kali ini diatur suhu maksimum 31’C karena kami melakukan pengujian di ruangan biasa bukan ruangan server. 
Apabila di letakkan di ruang server, program di arduino bisa disesuaikan dengan standar suhu dan kelembaban ruang server sebagai berikut : 




BAB V PENUTUP 


5.1 KESIMPULAN 

Alat ini dapat digunakan sebagai monitor suhu ruang server dengan tampilan OLED. Ketika suhu ruang berada diatas nilai set point yang telah ditentukan, maka indikator berupa buzzer akan berbunyi. 

5.2 SARAN 

Sebaiknya penggunaan sensor lebih dari satu agar hasil yang didapatkan lebih valid. Penggunaan catu daya menggunakan adaptor dan catu daya cadangan jika terjadi listrik PLN padam. 

5.3 PENGEMBANGAN APLIKASI 

Kedepannya dapat menggunakan NodeMCU ataupun Wemos sebagai microcontroller yang memiliki fasilitas Wi-fi. Sehingga hasil dari penunjukan suhu dan kelembaban yang ada di dalam ruang dapat terintegrasi dengan internet agar mempermudah pengguna. Dan ditambah dengan driver untuk kontrol pendingin udara yang terintegrasi pada microcontroller. Sehingga alat ini tidak hanya sebagai monitoring suhu, tetapi juga kontrol suhu pada ruang server.




DAFTAR PUSTAKA 


http://www.ngarep.net/tutorial-arduino-mengakses-lcd-oled-display/
https://www.google.co.id/search?q=buzzer+5v+adalah&oq=buzzer+5v+adala h&sourceid=chrome&ie=UTF-8 
https://www.google.co.id/search?q=cara+kerja+dht11&oq=cara+kerja+dht11 &sourceid=chrome&ie=UTF-8 
http://isadorarahmawati.blogspot.com/2014/07/sensor-kelembaban.html http://www.kelasrobot.com/2016/08/cara-mudah-program-sensor-suhu-dankelembaban-DHT11-dengan-Arduino.html 
http://saptaji.com/2016/08/10/mengukur-suhu-dan-kelembaban-udaradengan-sensor-dht11-dan-arduino/




LAMPIRAN

Program pada Arduino Nano









Kamis, 20 Juli 2017

TranduserElektromekanik_Troli Otomatis Berbasis Arduino



AMASTUTI KISMIA SASANTI
TK-1B (03)
D3- TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2017





ELEKTROMEKANIK
TROLI OTOMATIS BERBASIS ARDUINO










Alat ini dibuat untuk membantu kinerja manusia di sebuah industri tepatnya di bagian pergudangan. Troli mempunyai dua sensor utama yaitu Pixy Cam untuk mendeteksi keberadaan pengguna dengan identitas warna pada rompi yang dikenakan dan HC-SR04 untuk mengontrol jarak antara pengguna dengan troli. Saat alat dinyalakan, sistem akan menginisialisasi perangkat terlebih dahulu sebelum memasuki tahap berikutnya. Setelah dilakukan inisialisasi, alat masuk dalam kondisi standby. Pada kondisi standby lampu tanda akan berkedip dan buzzer akan berbunyi, indikator akan terus menyala selama sistem bekerja. Sistem troli ini mempunyai dua kondisi yaitu standby dan run. Saat posisi standby lampu indikator sistem akan berkedip dan saat posisi run lampu indikator sistem akan menyala. Troli akan berjalan apabila pengguna menekan tombol Run/Standby. Dalam posisi run sensor Pixy Cam dan sensor Ultrasonic akan mendeteksi posisi dan jarak pengguna. Ketika pengguna mulai berjalan troli akan mengikuti tepat di belakang pengguna kemana pun pengguna berjalan dengan jarak troli terhadap pengguna ± 32cm. Kecepatan troli menyesuaikan jarak antara pengguna dengan troli, jika jarak pengguna dengan troli >32cm troli akan berjalan cepat sampai jarak pengguna dengan troli ± 32cm. Semakin jauh jarak troli dengan pengguna semakin cepat troli akan berjalan. Pengguna dapat menghentikan troli dengan menekan tombol Run/Stanby kembali.


Spesifikasi troli

       Nama                :           “Automated Trolley Based on Arduino
       Dimensi            :           60 cm x 50 cm x 111 cm
       Berat                 :           12 kg
       Control Input    :           Pixy Cam dan Ultrasonic HC-SR04
       Microcontroller:           Arduino Mega 2560
       Output              :           Motor DC, Motor Servo, buzzer, Indicator LED
       Catu Daya        :           24 VDC/5A
       Program           :           Arduino IDE, PixyMon
       Volume Box     :           34,371 l
       Max Beban      :           38 kg
       Max Kecepatan:           0,58 m/s
Bahan Pembuat Troli
       Bagian dalam   :           Triplek, Akrilik
       Box                  :           Stainless steel
       Frame              :           Alumunium Hollow



Block Sistem



Flow chart



Masukan troli



Keluaran troli





 ARDUINO MEGA 2560

Arduino mega 2560 adalah papan mikrokontroler berbasiskan atmega 2560. Arduino mega 2560 memiliki 54 pin digital input/output, dimana 15 pin dapat digunakan sebagai output PWM, 16 pin sebagai input analog, dan 4 pin sebagai UART (port serial hardware), 16 mhz kristal osilator, koneksi USB, jack power, header ICSP, dan tombol reset. Ini semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler. Cukup dengan menghubungkannya ke komputer melalui kabel USB atau power dihubungkan dengan adaptor AC-DC atau baterai untuk mulai mengaktifkannya. Arduino mega2560 kompatibel dengan sebagian besar shield yang dirancang untuk arduino duemilanove atau arduino diecimila. Arduino mega2560 adalah versi terbaru yang menggantikan versi arduino mega. Arduino mega2560 berbeda dari papan sebelumnya, karena versi terbaru sudah tidak menggunakan chip driver FTDI USB to serial. Tapi, menggunakan chip atmega16u2 (atmega8u2 pada papan revisi 1 dan revisi 2) yang diprogram sebagai konverter USB to serial. Arduino mega2560 revisi 2 memiliki resistor penarik jalur HWB 8U2 ke ground, sehingga lebih mudah untuk dimasukkan ke dalam mode DFU.


PIXY CAM CMU 5
Pixy cmu cam 5 merupakan image sensor dengan prosesor yang powerful yang diprogram untuk mengirimkan informasi berupa data gambar, sehingga mikrokontroler tidak terbebani dengan proses pembacaan data.  proses pengiriman data pada pixy cmu cam 5 dapat dilakukan dengan berbagai jalur komunikasi data, diantaranya uart serial, spi, i2c, digital out maupun analog out. pixy cmu cam 5 juga menggunakan warna dan saturasi sebagai sasaran utama pada pendeteksi gambar. sensor ini juga mampu mengingat tujuh warna yang berbeda, menemukan ratusan benda pada saat yang sama dengan kecepatan 50 fps. pixy cmu cam 5 memiliki aplikasi open source yang disebut pixymon. Setiap pixy cmu cam 5 dilengkapi dengan 6 – 10 pin kabel ide.


ULTRASONIC HC-SR04
Sensor ini merupakan sensor ultrasonik siap pakai, satu alat yang berfungsi sebagai pengirim, penerima, dan pengontrol gelombang ultrasonik. Alat ini bisa digunakan untuk mengukur jarak benda dari 2cm - 4m dengan akurasi 3mm. Alat ini memiliki 4 pin, pin vcc, gnd, trigger, dan echo. Pin vcc untuk listrik positif dan gnd untuk ground-nya. Pin trigger untuk trigger keluarnya sinyal dari sensor dan pin echo untuk menangkap sinyal pantul dari benda. Cara menggunakan alat ini yaitu: ketika kita memberikan tegangan positif pada pin trigger selama 10us, maka sensor akan mengirimkan 8 step sinyal ultrasonik dengan frekuensi 40khz. Selanjutnya, sinyal akan diterima pada pin echo. Untuk mengukur jarak benda yang memantulkan sinyal tersebut, maka selisih waktu ketika mengirim dan menerima sinyal digunakan untuk menentukan jarak benda tersebut.



MOTOR SERVO
Motor servo adalah sebuah motor DC dengan sistem umpan balik tertutup di mana posisi rotor-nya akan diinformasikan kembali ke rangkaian kontrol yang ada di dalam motor servo. Motor ini terdiri dari sebuah motor DC, serangkaian gear, potensiometer, dan rangkaian kontrol. Potensiometer berfungsi untuk menentukan batas sudut dari putaran servo. Sedangkan sudut dari sumbu motor servo diatur berdasarkan lebar pulsa yang dikirim melalui kaki sinyal dari kabel motor servo. Untuk menjalankan atau mengendalikan motor servo berbeda dengan motor DC. Karena untuk mengedalikan motor servo perlu diberikan sumber tegangan dan sinyal kontrol. Besarnya sumber tegangan tergantyung dari spesifikasi motor servo yang digunakan. Sedangkan untuk mengendalikan putaran motor servo dilakukan dengan mengirimkan pulsa kontrol dengan frekuensi 5° hz dengan periode 20ms dan duty cycle yang berbeda. Dimana untuk menggerakan motor servo sebesar 90° diperlukan pulsa dengan ton duty cycle pulsa posistif 1,5ms dan unjtuk bergerak sebesar 180° diperlukan lebar pulsa 2ms. Berikut bentuk pulsa kontrol motor servo dimaksud.



MOTOR DC
Motor DC adalah jenis motor listrik yang bekerja menggunakan sumber tegangan DC. Motor DC atau motor arus searah sebagaimana namanya, menggunakan arus langsung dan tidak langsung/direct-unidirectional. Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torque yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas. Dengan komponen utama:Kutub Medan Magnet, Kumparan Motor DC, Comutator Motor DC.



 DRIVER MOTOR L298N


Sebuah driver motor murah menggunakanic L298 dual h-bridge. Modul ini akan memungkinkan untuk 2 buah motor DC secara mandiri atau dua-phasa bipolar motor menggunakan input tingkat logika dari arduino atau mikrokontroler lainnya. Sebuah regulator ( 7805) 5V disertakan dalam modul, bersama dengan output untuk daya modul atau proyek tanpa regulator terpisah. Semua pin penting yang rusak ke terminal blok atau 0,1 "header berpusat.
Untuk mengendalikan putaran motor DCMP menggunakan h-bridge pada IC L298 perlu melibatkan 3 buah pin/kaki IC L298, yaitu:
pertama dan kedua, kaki in1 (input 1) dan kaki in2 (input 2) yang diatur secara bersamaan (berpasangan namun berkebalikan logikanya) untuk menentukan arah putaran as motor DCMP yang dikendalikan, apakah berputar CW atau berputar CCW.
Ketiga, kaki ena (enable A) yang berfungsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan rangkaian h-bridge pada IC L298. Aktif ketika kaki ena diberi logika high (1 atau 5 volt) dan nonaktif ketika kaki ena diberi logika low (0 atau 0 volt)



 LOGIKA DRIVER MOTOR L298N




AKI (ACCUMULATOR)

Akumulator atau storage battery adalah sebuah sel atau elemen sekunder dan merupakan sumber arus listrik searah yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Di  dalam  sebuah  akumulator  terdapat banyak sel sekunder nan menghasilkan arus listrik. Sel sekunder akumulator tersebut memunyai sifat tak boros energi daripada sel primer. Satuan dalam standart internasional satu sel aki memunyai tegangan sebesar 2 volt. Apabila sebuah akumulator memiliki enam sel maka tegangan yang dihasilkan ialah 12 volt (contohnya akumulator untuk sepeda motor).



REGULATOR DC-DC
Small-Tiny Adjustable Step-Down Modul yaitu modul regulator yang menggunakan IC LM2596 dan mempunyai satu input dan satu output. Input yang dapat diberikan pada modul ini adalah sebesar 3 Volt hingga 40 Volt sesuai dengan spesifikasinya, sedangkan outputnya dapat diubah sesuai yang dibutuhkan dengan potensiometer yang ada pada modul dari 1,5 Volt hingga 35  Volt.  Modul Regulator dapat  menampung beban  dengan  arus maksimal  sebesar 3A.

         •IN masukan + positif IN-masukkan negatif
         •OUT + output positif OUT-output negatif  
         •Input: DC 3V ke 40V, (tegangan input harus lebih tinggi dari 1.5v tegangan output)
         •Output: DC 1.5V ke 35V, tegangan terus menerus disesuaikan, tinggi-efisiensi maksimum
         •Arus keluaran 3A.



Rangkaian flip flop sebagai indikator
Rangkaian flip-flop digunakan untuk mengontrol indikator pada troli berupa led dan buzzzer. rangkaian ini menggunakan ic flip-flop 555, untuk menentukan rentan kedip indikator dapat ditentukan dengan mengatur nilai resistor r1, r4, dan kapasitor c2. duty cycle adalah perbandingan antara durasi nilai tinggi dengan periode pada gelobang kotak dinyatakan dalam presentase (%), agar duty cycle kurang dari 50% maka ditambahkan dioda d2 yang dihubungkan paralel dengan r1 yang berfungsi sebagai jalan pintas arus atau arus tidak melewati r1 saat pengisisan kapasitor c2. 



WARNA KOMBINASI YANG TERDETEKSI PIXY CAM CMU 5




PENGOPERASIAN ALAT

Dalam pengoperasian alat ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna, salah satunya pengguna harus menggunakan rompi khusus yang sudah dimodifikasi untuk acuan sensor pada troli. Setelah pengguna siap dan sudah mengenakan rompi, pengguna dapat langsung menjalankan sistem pada troli dengan menghidupkan sakelar bagian depan bawah troli. Sistem akan bekerja setelah pengguna mengaktifkannya dengan cara menekan sakelar pada troli. Pada kondisi awal sistem bekerja troli dalam keadaan standby, sehingga troli belum dapat berjalan megikuti pengguna tetapi sensor Pixy Cam sudah dapat mengidentifikasi rompi yang dikenakan pengguna. Agar troli dapat berjalan mengikuti pengguna langkah selanjutnya pengguna harus menekan tombol Run/Standby. Kemudian pengguna harus berdiri di depan membelakangi troli agar identifikasi warna pada rompi yang dikenakan pengguna teridentifkasi oleh sensor Pixy Cam. Setelah itu pengguna dapat berjalan kemanapun pengguna pergi dan diikuti oleh troli secara otomatis. Selama troli bekerja, troli dilengkapi dengan indikator LED dan buzzer agar saat diterapkan pada sebuah industri orang-orang disekitar troli mengetahui bahwa troli sedang bekerja disekitar orang tersebut.